- Wakil Ketua DPR mengecam keras pengeboman Israel di Lebanon yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon pada Minggu (29/3).
- Jenazah Praka Farizal yang gugur saat misi PBB disambut duka mendalam di Kulon Progo, dengan karangan bunga pejabat hadir.
- Keluarga memutuskan pemakaman secara umum di TPU Nambangan, namun akan didahului dengan prosesi upacara pemakaman militer.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara resmi mengecam pengeboman Israel terhadap pos pasukan perdamaian PBB di Lebanon, Minggu (29/3), yang menyebabkan satu prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon gugur.
Dasco secara tegas menyatakan kehadiran Farizal dan kontingen TNI di wilayah Lebanon adalah untuk menjalankan misi kemanusiaan serta perdamaian di bawah bendera PBB, sehingga seharusnya tak menjadi sasaran.
"Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 113 Jaya Sakti Kodam Iskandar Muda (IM), Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon dalam tugas perdamaian dunia akibat serangan Israel di wilayah Lebanon," kata Dasco, Senin (30/3/2026).
Dia mengatakan, Farizal merupakan sosok prajurit sejati yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara tanpa pamrih, hingga gugur di negeri orang.
"Saya turut mengecam keras insiden yang menewaskan Praka Farizal. Serangan ini sebagai bagian dari rangkaian kejadian yang membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah konflik. Semoga Allah SWT menerima segala amal baktinya dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. "
Duka Mendalam di Kulon Progo
Gelombang simpati dan penghormatan atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon terus mengalir ke rumah duka yang terletak di Dusun Ledok, Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Prajurit muda ini dikenal sebagai sosok yang sangat dibanggakan oleh warga setempat karena keberaniannya mengambil tugas berisiko tinggi di kancah internasional.
Pantauan di lokasi oleh Suara.com, menunjukkan duka yang sangat mendalam menyelimuti lingkungan sekitar.
Baca Juga: Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL
Karangan bunga dari berbagai pejabat negara mulai memadati halaman rumah almarhum. Salah satu yang paling mencolok adalah kiriman dari Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Muhammad Anis Matta.
Karangan bunga berukuran besar tersebut menjadi simbol belasungkawa negara atas pengabdian terakhir sang prajurit.
"Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Praka Farizal Rhomadhon," demikian petikan tulisan yang tertera pada papan karangan bunga dari Wamenlu Anis Matta yang berdiri tegak di depan kediaman keluarga.
Hingga Senin siang, warga sekitar tampak bahu-membahu menyiapkan sarana prasarana untuk menyambut kedatangan jenazah.
Tenda besar dengan deretan puluhan kursi plastik, telah disiapkan di halaman rumah untuk mengantisipasi kehadiran para pelayat dan kerabat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada pahlawan perdamaian tersebut.
Persiapan Upacara Militer dan Permintaan Keluarga
Berita Terkait
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL
-
Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer
-
Apa Itu UNIFIL? Ini Penjelasan dan Kronologi Tewasnya Prajurit TNI Usai Serangan Israel
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia