Suara.com - Wakil Ketua DPP PPP Emron Pangkapi mengungkapkan lima alasan kenapa kubu yang dikomandoi Suharso Manoarfa dan Romahurmuziy ngotot menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP.
Kepada suara.com, Emron mengatakan kalau langkah Ketua Umum PPP Suryadharma Ali sudah kebablasan dengan memutuskan kebijakan partai lewat diskusi dengan 12 pengurus. Dia menyebut Suryadharma membuat keputusan melalui "kongkow-kongkow di rumah".
Ini dia lima alasan Rapimnas PPP menurut Emron:
1. Kehadiran Suryadharma Ali dalam kampanye partai Gerindra dan mendukung Prabowo dinilai bertentangan dengan prinsip perjuangan PPP dan konstitusi partai.
2. Seluruh surat pemecatan pengurus dan rotasi jabatan Sekjen PPP Romahurmuziy ilegal.
3. DPP sepakat untuk menjatuhkan sanksi peringatan kepada Suryadharma Ali agar mematuhi konstitusi PPP.
4. Menjatuhkan sanksi peringatan kepada Ketum PPP untuk mematuhi konstitusi PPP.
5. Suryadharma bukan mandataris Muktamar seorang diri, menurut Emron kepengurusan DPP adalah kolektif kolegial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia