Suara.com - Upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 memasuki masa kritis dalam 48 jam ke depan. Setelah itu, tim pencari akan kembali berkumpul dan merapatkan langkah yang akan diambil selanjutnya.
Informasi tersebut disampaikan oleh pelaksana tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein.
"Berdasarkan pemahaman saya, upaya pencarian memasuki masa kritis dalam 48 jam ke depan," kata Hussein dalam sebuah konferensi pers di Kuala Lumpur, Sabtu (19/4/2014).
"Apapun yang terjadi dalam periode tersebut, kami akan berkumpul dan mendiskusikan langkah kami selanjutnya," tambahnya.
Pada kesempatan itu, Hussein juga menyangkal klaim media yang mengatakan bahwa pemetaan dasar laut butuh waktu enam minggu hingga dua bulan.
"Itu tidak benar. Itu akan selesai minggu depan," tegas Hussein.
Hingga kini MH370 belum ditemukan. Pesawat MAS itu hilang sejak 8 Maret silam dengan 227 penumpang dan 12 kru di atasnya saat melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. (Asia One)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran