Suara.com - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi berharap kisruh yang sekarang sedang terjadi di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera berakhir dengan baik. Kisruh di partai berlambang Kabah terjadi antara kubu Suryadharma Ali (SDA) dan kubu Romahurmuziy (Romi).
"Bagi kami, ini merupakan pengalaman kedua, semoga tidak berlanjut ke hal kurang bagus," kata Suhardi kepada suara.com, Senin (21/4/2014).
Pengalaman pertama Partai Gerindra terjadi pada Pemilu tahun 2009, Waktu itu, kata Suhardi, SDA mendukung Prabowo menjadi presiden, namun kemudian tidak jadi karena ada masalah di internal partai Kabah.
"Tiba-tiba ada gangguan sehingga tidak jadi," kata. "Sekarang ada deklarasi lagi (dukung Prabowo), juga ada masalah di internal (PPP), semoga ini akan berakhir dengan baik."
Terlepas dari kisruh di level atas PPP, Suhardi mengatakan bahwa saat ini para kyai seluruh Pulau Jawa sudah menyatakan dukungan kepada Prabowo.
"Ini berarti di grassroots dukung Prabowo," kata dia.
Suhardi tidak mau berkomentar lebih jauh tentang permasalahan yang terjadi di dalam organisasi PPP.
"Ini urusan internal mereka," kata dia.
Partai Gerindra, katanya, selalu terbuka bagi PPP maupun partai-partai lain untuk bergabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026