Suara.com - Lumba-lumba yang mendapatkan pelatihan militer khusus kemungkinan besar akan terlibat dalam konflik antara Amerika dan Rusia di Laut Hitam. Lumba-lumba itu akan ikut ambil bagian dalam latihan yang dilakukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Laut Hitam.
Rusia dikabarkan sudah lebih dulu menguasai lumba-lumba militer milik Ukraina ketika negara itu mengambil-alih wilayah Crimea. Ini membuat Laut Hitam menjadi pusat ketegangan antara Amerika dengan Rusia.
“Kemungkinan besar akan terjadi bentrokan untuk kali pertama antara lumba-lumba militer Amerika dengan Rusia di laut terbuka,” tulis harian Rusia Izvestia.
Lumba-lumba yang merupakan binatang mamalia mendapatkan pelatihan militer di Amerika Serikat dan Rusia. Lumba-lumba itu dilatih untuk melakukan tugas pengintaian. Pelatihan ini sudah terjadi sejak era Perang Dingin.
Juru bicara program mamalia Angkatan Laut Amerika, Tom LaPuzza mengatakan, lumba-lumba militer tersebut akan mengujicoba antiradar baru di laut Hitam.
Amerika melatih lumba-lumba untuk membantu melacak dan mengidentifikasi perenang yang menerobos daerah yang terlarang. Angkatan Laut Amerika dikabarkan mempunyai 75 lumba-lumba militer dan telah menerjunkan 6 diantaranya di Teluk Persia pada 1986 dan 1988. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal