Suara.com - Menjelang Pemilu Presiden 2014, banyak tokoh yang ingin diusung menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Mereka bermanuver ke sana ke sini supaya mendapat dukungan dari partai politik.
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Achmad Mubarok, merefleksikan hal itu sebagai syahwat.
Menurut dia, semua manusia punya syahwat ingin menjadi orang yang tertinggi.
Dalam dunia politik, kata Mubarok, namanya syahwat politik. Kalau syahwat ini tidak dikendalikan dengan benar, jadinya nafsu yang cenderung kurang bagus.
“Jika hawa nafsu politik pasti destruktif atau merusak,” kata anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat ini kepada suara.com, Rabu (23/4/2014).
Orang yang sudah menggunakan hawa nafsu politik, berpikir tentang pencapaian kemenangan melalui berbagai cara atau menghalalkan semua cara.
“Maka yang penting berhasil apapun caranya. Yang penting menang, itu hawa nafsu.”
Syahwat politik, katanya, seharusnya bisa terkendali agar tidak destruktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek