Suara.com - Hari ini, Rabu (23/4/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Ini merupakan kunjungan balasan terkait kerjasama kedua pemerintahan dalam penyediaan bahan makanan.
"Berangkat tadi Subuh jam 6.30 WIB, tapi nanti sore sudah pulang. Sekitar jam 17.00 WIB. Karena ada kegiatan apa gitu di Jakarta," kata Pelaksana Tugas, Heru Budi Hartono.
Kerjasama antara Jakarta dan Lampung tentang penyediaan bahan makanan ditandatangani oleh Jokowi dan Gubernur Lampung Petahana Sjachroedin ZP di Balai Kota Jakarta, Jumat (14/3/2014).
Komoditi pangan yang termasuk dalam kerjasama, yakni peternakan, pertanian, perikanan, dan perindustrian.
Dengan adanya kerjasama, semua bahan pangan dari Sumatera akan diolah terlebih dahulu di Lampung, baru kemudian dikirim ke Jakarta. Sistem ini dinilai bisa mengurangi sampah di Ibukota.
"Bayangkan kalau kelapa dikirim ke sini dengan kulitnya. Berapa ton sampah dihasilkan. Sayuran juga begitu," kata Jokowi.
Selain meminimalisir sampah, sistem kerjasama tersebut juga dapat mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas. Misalnya, untuk memenuhi kebutuhan daging untuk warga Jakarta, Lampung tidak perlu lagi mengantarkan sapi hidup dengan banyak truk, melainkan cukup daging potong saja. Jumlah truk yang digunakan untuk mengangkut daging, nanti lebih sedikit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang