Suara.com - Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan menerima Penghargaan Sam Karya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha. Sedangkan untuk kategori kota, gelar tata kelola pemerintahan terbaik jatuh pada Kota Cimahi Jawa Barat, Kota Yogyakarta, Kota Depok Jawa Barat dan kota Tangerang. Sementara Kabupaten Pacitan dan Jombang, serta Kabupaten Sleman DIY mendapat Parasamya Purnakarya Nugraha untuk kategori kabupaten. Penghargaan diberikan bersamaan peringatan Hari Otonomi Daerah 25 April 2014 di istana negara.
Parasamya Punakraya Nugraha sebelumnya merupakan penghargaan untuk daerah pada masa orde baru dan diberikan lima tahun sekali. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dianggap sukses melaksanakan Program Pembangunan Lima Tahun atau Pelita.
Seiring dengan tak berlakuknya kembali sistem Pelita di masa reformasi, penghargaan ini menghilang. Sejak 2011 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Dalam Negeri untuk mengkaji langkah menghidupkan kembali Parasamya Purnakarya Nugraha. Kabupaten Sleman Yogyakarta yang tahun ini mendapat penghargaan, juga pernah menerima anugrah Parasamya Punakraya Nugraha pada masa Orde Baru.
“Penghargaan tingkat provinsi akan diserahkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dilanjutkan penyerahan penghargaan untuk kabupaten kota akan diserahkan oleh Gubernur masing-masing, sebagai perpanjangan tangan atau perwakilan pemerintah pusat. Jadi nanti ada Gubernur yang tidak menerima tapi menyerahkan penghargaan saja,” jelas Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Jumat (25/4/2014).
Gamawan mengatakan, penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha berbeda dengan penghargaan lainnya karena penilainnya dilakukan secara menyeluruh, dan tidak terfokus pada satu aspek saja. Penilaian dilakukan oleh banyak kementerian.
Dia menambahkan daerah harus konsisten menjadi 3 terbaik untuk propinsi dan 10 terbaik untuk kabupaten/kota selama tiga tahun berturut-turut.
“Dengan demikian para peraih Sam Karya Nugraha Parasamya Purnakarya Nugraha tahun ini, telah dinilai selama tiga tahun terakhir,”lanjutnya.
Dirjen Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan menambahkan penilaian didasarkan pada bagaimana daerah menjalankan 34 urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah yang diserahkan dari pusat ke daerah. Kriteria penilaian mencakup ratusan item.
Tangerang misalnya, mendapat Parasamya Purnakarya Nugraha dapat karena pelayanan publik maju, pelayanan pemerintahan memilik skor tinggi, pelibatan masyarakat cukup baik.
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang