- Sebuah layanan cari jodoh unik hadir di MOI dengan memajang CV peserta.
- Peserta harus memenuhi kriteria usia dan pendidikan minimal sarjana.
- Layanan ini sementara menyasar komunitas Tionghoa-Indonesia dengan biaya mulai Rp100 ribu.
Suara.com - Sebuah etalase unik di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, menarik perhatian pengunjung. Bukan produk komersial, etalase tersebut menampilkan deretan profil individu yang disusun menyerupai curriculum vitae (CV) dalam sebuah ajang perjodohan bernama Cindo Match.
Layanan ini bertujuan untuk mempertemukan para lajang pria dan perempuan yang serius mencari pasangan hidup. Profil setiap peserta, yang memuat informasi dasar seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan, dipajang secara terbuka agar dapat dilihat oleh pengunjung mal.
Kriteria Ketat dan Jaminan Kualitas
Cindo Match menetapkan sejumlah kriteria bagi pesertanya, antara lain usia minimal 25 tahun untuk pria dan 20 tahun untuk perempuan, serta latar belakang pendidikan minimal sarjana (S1).
Founder Cindo Match, Angie, memastikan bahwa setiap peserta telah melalui proses kurasi yang ketat.
"Banyak sekali member yang berkualitas karena disortir dengan sangat ketat. Rata-rata S1, yang S2 juga banyak," kata Angie, Selasa (2/1/2026).
Paket Layanan dan Biaya
Pengunjung yang tertarik dapat memilih beberapa paket layanan:
- Pajang CV: Peserta dapat memajang profil CV mereka dengan biaya Rp100 ribu.
- Paket Bundling: Seharga Rp250 ribu, peserta dapat memilih hingga enam CV calon pasangan.
- Paket Fast Track: Seharga Rp250 ribu, peserta dapat memilih CV secara langsung.
Sesuai namanya, Cindo Match saat ini masih menyasar komunitas Tionghoa-Indonesia (Cindo) dan dijalankan sebagai sebuah proyek percontohan. Sejumlah pengunjung menilai biaya yang ditawarkan cukup terjangkau untuk sebuah pengalaman unik dalam mencari jodoh.
Baca Juga: Sepekan Pasca-Ledakan, SMAN 72 Jakarta Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!
-
Demi Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Siap Gerah di Kantor: Batasi Penggunaan AC dan Listrik Kemensos
-
Bansos Macet & Urban Farming Mati Suri, DPRD DKI Jakarta: Sistem Distribusi Pangan Harus Dirombak
-
Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan
-
Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas
-
Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin
-
Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!
-
Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!
-
Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump