News / Metropolitan
Jum'at, 02 Januari 2026 | 22:02 WIB
Sebuah etalase menampilkan deretan profil individu yang disusun menyerupai curriculum vitae (CV) dalam sebuah ajang perjodohan bernama Cindo Match di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara. [Suara.com/Lilis]
Baca 10 detik
  • Sebuah layanan cari jodoh unik hadir di MOI dengan memajang CV peserta.
  • Peserta harus memenuhi kriteria usia dan pendidikan minimal sarjana.
  • Layanan ini sementara menyasar komunitas Tionghoa-Indonesia dengan biaya mulai Rp100 ribu.

Suara.com - Sebuah etalase unik di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, menarik perhatian pengunjung. Bukan produk komersial, etalase tersebut menampilkan deretan profil individu yang disusun menyerupai curriculum vitae (CV) dalam sebuah ajang perjodohan bernama Cindo Match.

Layanan ini bertujuan untuk mempertemukan para lajang pria dan perempuan yang serius mencari pasangan hidup. Profil setiap peserta, yang memuat informasi dasar seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan, dipajang secara terbuka agar dapat dilihat oleh pengunjung mal.

Kriteria Ketat dan Jaminan Kualitas

Cindo Match menetapkan sejumlah kriteria bagi pesertanya, antara lain usia minimal 25 tahun untuk pria dan 20 tahun untuk perempuan, serta latar belakang pendidikan minimal sarjana (S1).

Founder Cindo Match, Angie, memastikan bahwa setiap peserta telah melalui proses kurasi yang ketat.

"Banyak sekali member yang berkualitas karena disortir dengan sangat ketat. Rata-rata S1, yang S2 juga banyak," kata Angie, Selasa (2/1/2026).

Paket Layanan dan Biaya

Pengunjung yang tertarik dapat memilih beberapa paket layanan:

  • Pajang CV: Peserta dapat memajang profil CV mereka dengan biaya Rp100 ribu.
  • Paket Bundling: Seharga Rp250 ribu, peserta dapat memilih hingga enam CV calon pasangan.
  • Paket Fast Track: Seharga Rp250 ribu, peserta dapat memilih CV secara langsung.

Sesuai namanya, Cindo Match saat ini masih menyasar komunitas Tionghoa-Indonesia (Cindo) dan dijalankan sebagai sebuah proyek percontohan. Sejumlah pengunjung menilai biaya yang ditawarkan cukup terjangkau untuk sebuah pengalaman unik dalam mencari jodoh.

Baca Juga: Sepekan Pasca-Ledakan, SMAN 72 Jakarta Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Load More