Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Anis Matta mengungkapkan, dari sejumlah partai yang sudah berkomunikasi dengan PKS, sementara ini hanya Prabowo dan Partai Gerindra serius mengajak berkoalisi.
Setelah usai rapat jajaran petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di markas DPP partai di Pasar Minggu, Jakarta, malam ini, Minggu (27/4/2014), Anis mengungkapkan bahwa PKS baru saja menselesaikan seluruh rangkaian rencana koalisi.
"komunikasi yang sudah dengan Golkar, Gerindra, Hanura dan juga dengan partai lainnya. Maka pada malam ini Majelis Syuro telah membentuk satu tim komunikasi politik yang efesien, untuk membahas suatu yang serius tentang kemungkinan kita berkoalisi dengan Gerindra dengan pak Prabowo," kata Anis.
Anis juga menjelaskan mengenai koalisi dari semua partai diantaranya semua komunikasi politik yang paling serius hanya Prabowo.
"karena beliau mengirim surat secara resmi," tuturnya lagi.
Hasil dari penjajakan yang dipilih dari tim komunikasi politik dipilih oleh Sekjen dan ditunjuk oleh partai.
"Insya Allah itu yang akan mendasari politik kita selanjutnya," ungkap Anis.
Anis Matta melanjutkan, mengenai keputusan apakah nanti PKS akan berkoalisi, atau tidak akan diputuskan setelah komunikasi dilakukan. Dia mengaku kalau komunikasi yang ter jadi saat ini bersifat umum dan normatif.
"kita belum masuk ke detail. Sekarang kita baru masuk ke detailnya tanpa menutup komunikasi dengan pihak-pihak lain yang telah berkomunikasi selama ini dengan PKS," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Aktivis Mahasiswa Geruduk MK, Minta Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Masuk Peradilan Militer