Suara.com - Pembalap muda Repsol Honda yang sekaligus adalah juga juara MotoGP musim lalu, Marc Marquez, mencatatkan prestasi istimewa di GP Argentina. Dalam balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (27/4/2014) waktu setempat itu, tidak hanya menjadi yang terdepan, dia juga resmi mencatatkan hat-trick juara awal musim.
Prestasi ini menjadi istimewa karena diraih Marquez di tiga seri pembuka musim balapan. Selain itu, ketiganya juga digapainya dengan sama-sama meraih pole position sebelum balapan. Ini adalah rekor yang --sebagaimana catatan Reuters-- pertama kalinya bisa tercipta kembali dalam 43 tahun terakhir.
Hasil ini jelas membahagiakan bagi pembalap asal Spanyol tersebut, meskipun sebenarnya pada awalnya ia sempat harus tertinggal cukup jauh lantaran start yang tak begitu bagus. Terhadap performa start-nya itu, Marquez pun tak mengelak mengakuinya.
"Pada awalnya (balapan ini) memang terasa sedikit sulit, karena ada banyak sekali pembalap di depanku. Start-ku memang tidak begitu bagus," tuturnya, sebagaimana dikutip Reuters dari BT Sport, Senin (28/4) dini hari WIB.
"Aku (menjalani) start di area yang kotor, dan aku juga sempat memutar bagian belakang (sepeda motor) sedikit. Tapi walau begitu, balapan ini (jadi teras) menyenangkan," ujar Marquez lagi.
"Saya melihat Jorge (Lorenzo) membuka jarak, dan lantas berpikir, 'OK, hentikan main-main'. Dan aku lalu coba memaksakan diri untuk mengejar Jorge. Lalu aku bertahan di sana, dan ketika tinggal 9 lap lagi, aku pun berusaha lebih cepat karena kupikir Dani (Pedrosa) mulai menyusul," sambungnya.
Menyusul Marquez yang finish terdepan, Pedrosa memang akhirnya mampu menduduki urutan kedua di balapan ini, setelah melewati Lorenzo di lap terakhir dengan meyakinkan. Hasil yang membuat Repsol Honda kembali menyapu tempat pertama dan kedua, mengulangi hasil GP Amerika sebelum ini. (Reuters)
Berita Terkait
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus