Suara.com - Sidang lanjutan kasus dugaan suap pengaturan kuota import daging sapi di Kementrian Pertanian menghadirkan terdakwa Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman.
Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2014) dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa.
Pembelaan yang diberi judul 'Saya Pengusaha Bukan Penyuap' dibacakan sendiri oleh terdakwa. Dalam pembelaan, Maria mengaku telah menjadi korban Elda CS yang awalnya mengaku dan memiliki beberapa ton kuota daging.
Maria juga mengaku kasus ini telah menyengsarakannya dan keluarga besar PT Indoguna Utama.
"Saya menjadi korban penipuan Elda dan Ahmad Fathanah yang ternyata hanya makelar dari Menteri Pertanian yang mengeruk keuntungan perusahaan saya," kata Maria.
Maria menekankan, sejak awal bertemu dengan Elda CS itu membahas mahalnya harga daging di Indonesia, dan banyaknya beredarnya daging celeng dan tikus dipasar masyarakat.
"Dan sekali lagi, bukan masalah penambahan kuota yang didakwakan penuntut umum kepada saya," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi
-
AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Ultimatum Keras Iran Lawan Ancaman Donald Trump, Siap Balas Serang Israel
-
Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India