Suara.com - Bakal calon presiden dari Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical) menegaskan tidak akan beroposisi bila PDI) Perjuangan nanti menang dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.
Dia menyampaikan kalau dalam demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia tidak mengenal istilah opposisi.
"Di dalam demokrasi Pancasila tidak ada oposisi. Yang ada di luar atau di dalam pemerintahan. Demokrasi Pancasila, siapapun di dalam koalisi itu. Misalnya ada koalisi partai-partai di dalam parlemen, di dalam koalisi pun berhak melakukan kritik terhadap sesuatu yang tidak baik. Tetapi kalau kita tidak di dalam pemerintahan,” tutur Ical di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (29/4/2014).
Karena itu, menurut Ical, oposisi yang ada nantinya bukan berarti yang menentang kebijakan pemerintah. Tapi memberi saran supaya Indonesia lebih baik.
"Kita bukan oposisi 'pokoknya apa aja gua tentang, apa aja enggak setuju'. Enggak bisa begitu. Semua tidak boleh menjatuhkan, tetapi membuat Indonesia lebih baik," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana, Datang Bersama Putranya
-
JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka
-
Pramono Gertak Perundung Bocah 6 Tahun di Senen: Kalau Dia Pemegang KJP, Kami Tarik!
-
Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI
-
Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit
-
Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN
-
Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap