Suara.com - Organisasi massa dan sayap Partai Golongan Karya (Golkar) rapat di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Jumat (2/5/2014). Rapat ini terkait dengan hasil Pemilu Legislatif yang diraih Partai Golkar.
"Sebenarnya bukan rapat tertutup, rapat tidak pernah tertutup bagi kami, cuma agar teman-teman tidak mengganggu mekanisme pertemuan," kata Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Yorrys Raweyai.
Rapat tersebut yang mengagendakan dengar pendapat pimpinan organisasi masyarakat yang bernaung di bawah Partai Golkar.
Menurut Yorrys yang juga Ketua DPP Golkar, pandangan dan pokok pikiran yang disampaikan pimpinan ormas hampir sama.
Karena itu, kata dia, rapat sempat diskors agar tim perumus dapat merumuskan pandangan dan nanti ditandatangani bersama-sama, supaya pada Sabtu (3/5/2014) pagi hasilnya dapat diantar ke DPP Partai Golkar serta ke Dewan Pertimbangan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi