Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Sukarnoputri dan Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto sama-sama menghadiri acara pengukuhan Jenderal TNI AM Hendropriyono menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Intelijen di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (7/5/2014).
Kedua pemimpin partai duduk di satu meja. Tapi, mereka terlihat lebih banyak diam dan terkesan sangat kaku.
Lucunya, keduanya terlihat sangat cair ketika menyalami tamu-tamu lainnya.
Di tengah-tengah situasi yang kaku, pendiri Museum Republik Indonesia (Muri) Jaya Suprana menghampiri. Lalu, Jaya Suprana berbisik kepada keduanya. Mega dan Wiranto terlihat tersenyum tak lama kemudian.
Di sebelah meja Mega dan Wiranto adalah meja tempat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) duduk. Calon presiden dari PDI Perjuangan ini duduk bersama sejumlah elite PDI Perjuangan, seperti Sekretaris Jenderal Tjahjo Kumolo, Wakil Sekretaris Jenderal Pramono Anung. Kemudian ada juga Kepala Kejaksaan Agung Basyrif Arief.
Beda dengan Megawati dengan Wiranto, Jokowi dan tokoh-tokoh di dekatnya sangat akrab.
Menengok ke belakang, Megawati dan Wiranto pernah berhadapan di bursa Pemilihan Presiden 2004. Waktu itu, Megawati duet dengan Hasyim Muzadi, sedangkan Wiranto berpasangan dengan Solahudin Wahid. Namun, mereka dikalahkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK).
Pada Pemilihan Presiden berikutnya, 2009, Mega dan Wiranto kembali berhadapan. Saat itu, Megawati berpasangan dengan Prabowo, sedangkan Wiranto menjadi wakilnya Jusuf Kalla. Lagi-lagi, mereka keok dikalahkan pasangan SBY bersama Boediono.
Apakah hal itu terkait dengan sikap saling diam di acara siang hari ini, hanya Mega dan Wiranto yang tahu jawabnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok