Suara.com - The Soekarno Center memberikan penghargaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina The Soekarno Center, Sukmawati Soekarnoputri kepada Presiden SBY di The Sukarno Center, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (7/5/2014) siang.
Penghargaan diberikan karena SBY dinilai konsistensi sikap serta pandangannya terhadap nilai penting dari pidato Bung Karno pada 1 Juli 1945. Hal ini terbukti dengan keputusan Presiden SBY yang menerbitkan Surat Keputusan Presiden Nomor 83/TK/Tahun 2012 yang menetapkan Dr (HC) I.r Soekarno sebagai Pahlawan Nasional.
Dalam sambutannya, Presiden SBY mengatakan, penghargaan dari The Soekarno Center itu dedikasikan kepada rakyat Indonesia yang harus terus mengenang dan menghormati jasa dan pengorbanan Bung Karno.
Dalam kesempatan itu, SBY bercerita saat peringatan 100 Tahun Bung Karno pada bulan Juni 2001 lalu. Ketika itu, ia diminta memberikan sambutan pada forum khusus. SBY mengaku langsung mau menjawab permintaan itu, karena sejak SMP, SMA ia sudah rajin membaca buku tentang Bung Karno.
“Kalau ada peringatan 1 Juni, saya pasti mau memberi sambutan karena saya terkenang terhadap pikiran besar Bung Karno yang diabadikan pada momen penting 1 Juni 1945,” ujar SBY, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Rabu (7/5/2014).
Di mata SBY, pikiran Bung Karno telah melampaui zamannya dan sampai sekarang masih relevan untuk dijadikan tuntunan dan landasan dalam kehidupan bernegara.
Saat menerima penghargaan dari Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center Sukmawati Soekarnoputri itu, Presiden SBY didampingi oleh Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri ESDM Jero Wacik, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini
-
Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Bukan Keracunan MBG! BGN Ungkap Fakta Medis Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara
-
Pramono Anung Obral Hak Penamaan Seluruh Halte di Ibu Kota: Percuma Bagus Kalau Tak Ada Penghasilan
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi
-
Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?