- Sejumlah mantan pejabat negara dan pimpinan parpol diundang Presiden Prabowo Subianto untuk silaturahmi di Istana Merdeka.
- Para tamu penting mulai berdatangan sekitar pukul 19.02 WIB, termasuk JK, Ma'ruf Amin, dan Presiden Jokowi.
- Beberapa tokoh mengindikasikan diskusi akan mencakup isu strategis, seperti dinamika situasi global kawasan Timur Tengah.
Suara.com - Sejumlah mantan presiden dan wakil presiden tiba di Istana Merdeka, Jakarta. Kedatangan mereka untuk memenuhi undangan silaturahmi dan diskusi dari Presiden Prabowo Subianto.
Tampak mereka yang sudah hadir sejak pukul 19.02 WIB, di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) dan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin.
Keduanya disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Tidak berselang lama, hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selanjutnya hadir Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono.
Sementara itu, di pintu masuk belakang Istana Negara, tampak sejumlah menteri dan ketua umum partai politik yang juga hadir.
Mereka di antaranya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, serta Presiden PKS Almuzzammil Yusuf.
Tampak hadir pula Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sedangkan sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki
Hadir juga mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab dan Marty Natalegawa.
Selain itu, turut hadir Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, Ketua BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari, serta Ketua Apindo Shinta Kamdani.
Surya Paloh menyampaikan belum mengetahui secara pasti agenda pembahasan dalam pertemuan malam ini di Istana. Ia menegaskan kehadirannya memenuhi undangan silaturahmi dan diskusi.
"Kita dengar dulu, bapak presiden yang undang kita. Nanti kita lihat apa yang dibicarakan apa yang diskusikan," kata Paloh.
Hal senada disampaikan Agus Harimurti Yudhoyono. Ia mengatakan akan mendengarkan terlebih dahulu pembahasan dalam pertemuan tersebut.
"Saya rasa kita mendengarkan dulu apa yang beliau sampaikan kepada kita semua para pemimpin partai politik juga diundang semuanya hadir dan mantan mantan presiden. Jadi pastinya ada sesuatu yang penting dan strategis yang akan dibahas," kata AHY.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki
-
Jika Gagal Hadirkan Damai, HNW Minta Prabowo Cabut dari BoP
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik
-
Megawati Tak Hadiri Pertemuan Mantan Presiden di Istana Malam Ini, PDIP: Sedang Ada Acara di Bali
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi
-
Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR
-
Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel
-
Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor
-
KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel
-
Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak
-
TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!
-
Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?
-
Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan
-
Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP