Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Nurpati mengajak partai-partai untuk berkoalisi dengan partai besar. Ia juga menyinggung partai politik yang membuat koalisi ramping dengan jumlah partai yang sedikit.
"Kalau ada partai yang ingin membuat koalisi kecil, kami tetap buka koalisi besar," kata Andi saat memberi sambutan saat penutupan pengumuman hasil rekapitulasi Pileg 2014 di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (10/5/2014) dini hari.
Dia menceritakan soal pengalaman Partai Demokrat dalam perjalanannya menghadapi Pemilu. Pada 2004 yang hanya punya 7 persen suara, namun bisa mencalonkan presiden. Lalu, pada 2009, walau memiliki kesempatan untuk maju mengusung capres-cawapres sendirian, Partai Demokrat tetap berkoalisi dengan jumlah partai yang tidak sedikit.
Andi menambahkan, khusus PBB dan PKPI yang pada Pemilu kali ini tidak lolos ambang batas parlemen, Partai Demokrat tetap akan mengajak koalisi.
"Kerja keras yang telah dilakukan (PBB dan PKPI) kita apresiasi. Mudah-mudahan Pemilu mendatang tetap eksis," tuturnya.
Partai Demokrat juga mengajak berkoalisi terhadap partai politik lain yang telah memiliki capres sendiri, seperti PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan Partai Golkar.
Berdasarkan hasil resmi rekapitulasi suara manual KPU, Demokrat memperoleh 12.728.913 suara (10,19%).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026
-
Dari Kenaikan PBB hingga Uang di Dalam Karung: Puncak Drama Bupati Pati Sudewo
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih