Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Rabu (14/5/2014).
"Agendanya standar ya, kan ini selesai pemilu, selesai rekapitulasi suara tingkat pusat, jadi ada evaluasi partai sekaligus persiapan Pilpres," kata salah satu Ketua DPP PAN, Rizky Sadiq, kepada suara.com, Senin (12/5/2014).
Ditanya apakah dalam rakernas nanti membahas koalisi sekaligus menentukan koalisi partai, Rizky membenarkan.
Terkait dengan wacana Ketua Umum PAN Hatta Rajasa 'banting harga' menjadi calon wakil presiden, mengingat hasil suara yang diraih PAN tidak memungkinkan untuk tetap mengusungnya menjadi capres sendirian sesuai mandat Rapimnas, Rizky juga mengiyakan.
"PAN ingin menjadi bagian yang utuh untuk melakukan penataan bangsa, sebagai sebagai. Mengenai ruang itu, seperti apa, belum bisa saya sampaikan, itu yang tahu hanya pimpinan," kata Rizky.
Ditanya apakah PAN akan memutuskan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra seperti wacana yang selama ini mengemuka, Rizky belum dapat memastikannya.
"Itu akan dibahas. Saya kira tak hanya Gerindra. Karena opsi dengan Jokowi, PDI Perjuangan, juga sempat muncul dari kader (PAN) lain," katanya.
Rizky mengemukakan PAN selama ini membangun komunikasi secara intensif dengan partai-partai lain. Ia juga mengungkapkan bahwa belum lama ini, pimpinan PDI Perjuangan datang menemui Hatta.
"Sebelumnya, PDI Perjuangan ke rumah pribadi Pak Hatta. Makan malam bersama. Artinya, ada komunikasi yang dibangun," katanya.
Rakernas nanti, katanya, akan menjaring seluruh aspirasi dan harapan kader PAN untuk kemudian menentukan kemana arah partai di Pemilu Presiden 2014.
Sementara itu, menurut wacana yang berkembang, PAN sedang merapat ke Partai Gerindra. Tapi, belum semua kader partai kompak untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Untuk itulah Rakernas digelar, salah satu agendanya membahas koalisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
-
Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK
-
Kejagung Rampungkan Penggeledahan di Enam Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG
-
Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris
-
62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran
-
Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran