Suara.com - Posisi Partai Golongan Karya (Golkar) saat ini diakui sangat sulit dalam konteks untuk menetapkan calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres).
Menurut tokoh senior Partai Golkar Zainal Bintang kepada suara.com, Selasa (13/5/2014), ada sejumlah alasan mengapa posisi partai berlambang pohon beringin ini sulit.
Pertama, sebenarnya Partai Golkar bukannya sengaja berdiam diri. Sebab, meskipun Aburizal Bakrie (ARB) aktif kesana kemari melakukan silaturahmi politik, akan tetapi sampai saat ini Golkar belum berhasil mengajak salah satu cawapres untuk dipasangkan dengan ARB.
“Demikian juga sebaliknya, ARB yang mencoba cawe-cawe ke tempat Prabowo dan berharap bisa dilamar jadi cawapresnya Prabowo Subianto, sami mawon hasilnya, nol besar,” kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR). MKGR adalah organisasi sayap Partai Golkar.
Kedua, terkait dengan semakin dekatnya waktu pendaftaran pasangan capres dan cawapres ke lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni 18-20 Mei 2014, posisi ARB maupun Golkar sangat dilematis. Apapun posisi yang diinginkan ARB harus disetujui dalam forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar yang direncanakan diselenggarakan pada 14-15 Mei 2014.
Ketiga, diperkirakan Rapimnas akan berlangsung panas dan tegang karena ARB akan "memaksakan" kehendaknya menjadi capres atau cawapres. Selain karena telah mengeluarkan uang dalam jumlah besar selama periode 2009- 2014, juga karena pendaftaran pasangan capres dan cawapres di KPU hanya sah bila ditandatangani ARB sebagai Ketua Umum Partai Golkar bersama Sekretaris Jenderal.
“Inilah senjata pamungkas ARB dengan ring satunya. Dan hal ini pula yang menjadi pekerjaan rumah besar penentang-penentang ARB yang berhimpun pada sepuluh Ormas Golkar dan yang menyebar di beberapa DPD I dan DPD II Golkar,” kata Zainal.
Keempat, sementara di sisi lain, sejumlah petinggi Golkar melalui sepuluh Ormas Golkar akan mendesak DPD I supaya melengserkan ARB karena gagal membuat Golkar peraih suara terbanyak pada Pileg 2014 yang lalu.
Menurut sumber, DPD II akan dimobilisasi hadir di Rapimnas nanti untuk memperkuat tekanan kepada ARB di Rapimnas
Zainal mengatakan paling tidak ada enam figur di internal Partai Golkar yang akan bertarung maju menjadi cawapres apabila ARB bisa mereka lengserkan. Keenam figur tersebut, yakni Ginanjar Kartasasmita, Akbar Tanjung, Luhut Panjaitan, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan Jusuf Kalla.
Pendeknya, kata Zainal, ARB akan menjadi "musuh bersama" enam petinggi Golkar tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta