Suara.com - Gila betul kelakuan pasangan suami istri ini, gara-gara keduanya “berantem” di pesawat, pilot terpaksa mendarat darurat atau mengalihkan pendaratan sementara di tengah perjalanan.
Seperti dikutip dari The Straits Times, peristiwa ini terjadi kemarin, Rabu (15/5/2014), dalam sebuah penerbangan dari Sydney ke Singapura.
Pilot pesawat milik maskapai Scoot terpaksa mengalihkan pendaratan sementara ke Bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali, karena ternyata sang istri terluka akibat perkelahian itu.
Pendaratan itu sengaja dilakukan agar si perempuan, yang tidak disebutkan asal negaranya itu, mendapat penanganan medis segera. Diketahui kalau ternyata perempuan itu sempat mengalami patah tulang.
Sementara sang suami tidak disebutkan kondisinya, apakah sama halnya menderita luka seperti perempuan itu. Mereka terpaksa diturunkan dengan beserta bawaan mereka.
Anehnya lagi, ada penumpang ketiga yang mabuk dan kesal dengan Kapten Pilot yang mampir mendadak ke Bali. Dia dipaksa turun karena melakukan tindak kekerasan terhadap kru pesawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek