Suara.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno - Hatta menangkap 48 pelaku penyelundup narkotika sejak Januari hingga 12 Mei 2014.
"Penindakan narkotika hingga 12 Mei ada 48 pelaku penyelundup narkotika yang ditangkap," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno - Hatta, Okto Irianto, di Tangerang, Minggu (18/5/2014).
Ia menjelaskan, pelaku yang ditangkap terdiri dari 29 WNI dan 19 lainnya WNA seperti Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Nigeria, Taiwan, Kenya, Afrika Selatan dan Uganda.
Para pelaku ditangkap petugas karena menyelundupkan narkotika dari luar negeri ke Indonesia dengan berbagai modus melalui Bandara Soekarno - Hatta, meski ada juga yang ditangkap dari hasil pengembangan.
"Modus yang digunakan pelaku beraneka ragam. Namun, petugas berhasil mendeteksi upaya tersebut dan digagalkan," ujarnya.
Untuk estimasi nilai jual dari narkotika yang disita petugas yakni sebesar Rp48 miliar lebih.
Sementara itu, jenis narkotika yang berhasil disita yakni sabu sebanyak 31.950 gram dengan total 28 kasus, happy five 20 tablet dengan satu kasus, dan ketamine 5.140 gram dengan satu kasus.
"Jadi, total kasus upaya penyelundupan narkotika sejak Januari hingga 12 Mei 2014 yakni sebanyak 30 kasus dengan rincian barang bukti 37.090 gram serta 20 tablet," kataya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!
-
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi