Suara.com - Kemenangan pasangan ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro atas Maneepong Jongjit/Patiphat Chalardchaleam, 21-14, 22-20 memastikan tim Thomas Indonesia jadi juara grup A di turnamen bulutangkis Piala Thomas 2014. Indonesia sukses mengalahkan Thailand dengan skor 4-1.
Sebelumnya, dua poin berhasil diraih oleh Dionysius Hayom Rumbaka dan pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Angga/Rian mengaku kemenangan mereka kali ini sangat berkesan. Pasalnya, mereka belum pernah menang melawan Maneepong Jongjit, siapapun pasangan mainnya.
“Saya kalau lawan Jongjit kalah terus, waktu dia berpasangan dengan Bodin (Issara) dan Nipitphon (Puangpuapech), saya juga kalah. Jadi sekarang senang sekali bisa menang, selain bisa menjadi penentu kemenangan tim, kekalahan saya juga terbalaskan,” ujar Angga yang bersama Rian merupakan peraih medali emas SEA Games Myanmar 2013, seperti dilansir laman badmintonindonesia.org, Rabu (21/5/2014).
Sementara itu, Angga/Rian mengaku tak terbebani saat mesti turun di partai penentuan. Keduanya tak mau terpengaruh dengan hasil sebelumnya di mana tim Thomas sempat ketinggalan 0-1 saat Tommy Sugiarto dikalahkan Boonsak Ponsana.
“Kami diminta untuk fokus di masing-masing pertandingan. Mau teman kalah atau menang ya tidak mau kami pikirkan, yang penting kami harus menang dan menyumbang poin,” sebut Rian.
Turun di partai terakhir, Simon Santoso berhasil mengalahkan Thammasin Sitthikom yang merupakan pemain muda Thailand, 21-13, 21-13.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik