Suara.com - Pertemuan antara para politisi Thailand yang bertikai pada hari Rabu (21/5/2014) masih menemui jalan buntu. Untuk itu, militer Thailand, penggagas pertemuan itu, merencanakan sebuah rapat lanjutan pada hari Kamis (22/5/2014) esok.
"Panglima militer meminta kami bubar dan memikirkan hal-hal yang sudah kami bahas demi mencari solusi untuk negara ini," kata sekretaris jenderal Komisi Pemilihan Umum Puchong Nutrawong yang turut hadir dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut Puchong mengatakan, rapat lanjutan akan digelar pada hari Kamis pukul 14.00 waktu setempat.
Sebelumnya diberitakan, panglima militer Jenderal Prayuth Chan-O-Cha mengundang semua tokoh partai, dan politisi yang bertikai untuk bertemu. Pertemuan diadakan untuk membahas segala kemungkinan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam negeri. Namun, nampaknya pihak-pihak yang terlibat dalam pertemuan itu belum berhasil membuat kesepakatan apapun.
Hingga kini, militer masih memberlakukan Undang-undang Darurat Militer di seluruh negeri setelah gelombang protes yang melanda Thailand selama kurang lebih enam bulan terakhir. Sedikitnya 28 orang menjadi korban tewas dalam konflik tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi