Suara.com - Tim putri Cina berhasil mempertahankan Piala Uber, lambang supremasi bulu tangkis beregu putri, setelah pada pertandingan final di New Delhi, India, Sabtu (24/5/2014), mengalahkan Jepang 3-1. Dengan hasil itu, negeri tirai bambu ini tercatat 13 kali menjuarai Piala Uber sejak tahun 1984.
Dalam pertandingan di arena Siri Fort Sports Complex tersebut, Cina menurunkan pemain-pemain terbaiknya yang menempati peringkat teratas dunia.
Kemenangan Cina dipastikan pada partai keempat ketika pasangan Zhao Yunlei/Wang Xiaoli (peringkat 3 dunia) dengan mudah mengalahkan Miyuki Maeda/Reika Kaiiwa 21-13, 21-6.
Cina meraih angka pertama di partai pembuka, di mana tunggal putri nomor satu dunia Li Xuerui mengalahkan Mitami Minatsu 21-15, 21-5. Namun di partai kedua, pasangan nomor empat dunia Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berhasil menyamakan skor dengan menaklukkan pasangan nomor dua dunia Bao Yixin/Tang Jinhua 21-18, 21-9.
Pada partai ketiga, Cina melalui pemain nomor tiga dunia Wang Shixian tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan Sayaka Takahashi 21-16, 21-12. Dan pasangan Zhao Yunlei/Wang Xialoi memastikan kemenangan Cina.
Meski tak berhasil mencapai prestasi tertinggi, di Piala Uber 2014 ini, Jepang sudah menunjukkan kemajuan pesat hingga mencapai final. Dua tahun lalu mereka hanya sampai babak semifinal. Peringkat tiga pada turnamen tahun ini ditempati Korea Selatan dan tuan rumah India yang baru pertama kalinya mencapai babak empat besar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia