Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mendesak agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi kepada stasiun televisi yang dianggap telah berpihak pada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Dalam siaran persnya, Senin (26/5/2014), AJI Jakarta mencatat ada enam televisi milik tiga politisi sekaligus pemiliknya yang memanfaatkan frekuensi publik untuk kepentingan Pilpres. Keenam statusiun tv tersebut yakni, Metro TV, TVone, ANTV, MNC, RCTI dan Global TV.
Salah satu keberpihakan yang disebutkan, yakni kehadiran calon presiden Prabowo Subianto di acara Indonesian Idol, Sabtu malam (24/5), di statsiun RCTI milik Hary Tanoe yang memang mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.
Contoh lain adalah memanfaatkan frekuensi publik untuk memuluskan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla yang didukung pemilik Metro TV, Surya Paloh, yang juga Ketua Umum Partai Nasdem. Hal yang sama terjadi di televisi yang dikendalikan oleh keluarga Aburizal Bakrie, yakni TV One dan ANTV.
“AJI Jakarta mengimbau kepada pemilik dan pimpinan media tersebut untuk mematuhi Undang-Undang Penyiaran dan Undang-Undang tentang Pers,” tulis Ketua AJI Jakarta Umar Udris.
Para pemilik media dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) yang dikeluarkan KPI, dimana salah satu pasalnya mewajibkan stasiun televisi menjaga independensi dan netralitas isi siaran dalam setiap program siaran.
Sikap tidak netral bahkan juga melanggar aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 15 tentang kampanye yang meminta setiap media, termasuk televisi, untuk menerapkan asas keberimbangan dalam pemberitaan maupun iklan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda