Suara.com - Petenis peringkat satu dunia, Rafael Nadal, saat ini memang tengah berjuang mempertahankan gelarnya di turnamen grand slam Prancis Terbuka. Namun belum lama ini, Nadal sempat tampil dalam turnamen di Madrid, di mana ia ternyata juga sempat berjumpa kembarannya, seorang sopir bus di kota itu.
Kembaran yang dimaksud memang bukan dalam arti saudara sedarah Nadal, namun sosoknya oleh banyak orang diakui paling mirip dengan petenis terkenal itu. Sosok tersebut bernama Jose Manuel Ramiro yang sebenarnya "bukan siapa-siapa".
AS, media olahraga kenamaan Spanyol, merupakan salah satu yang merilis foto pertemuan Nadal dengan Ramiro tersebut, awal Mei lalu. Sosok Ramiro yang dari penampakan wajah, bahkan juga potongan rambutnya, memang terlihat begitu mirip dengan Nadal.
"Inilah @RafaelNadal yang berjumpa kembarannya, Jose Manuel Ramiro -- seorang sopir bus di Madrid," tulis pihak AS di akun Twitter-nya, sembari melampirkan foto.
Belakangan, USA Today memberitakan bahwa perjumpaan Nadal dengan Ramiro terjadi dalam acara yang memang khusus ditujukan bagi sang petenis, di mana sang sopir juga tampaknya sengaja diundang. Acara itu adalah pemberian status kepada Nadal sebagai "Putra Adopsi Madrid", dengan upacara yang juga dihadiri langsung sang Wali Kota, Ana Botella.
Kepada media saat itu, Ramiro mengakui bahwa dalam kesehariannya, memang sudah cukup banyak orang yang mengira dirinya adalah Nadal. Menurutnya, penumpang bus kerap menatapnya dengan takjub, sembari kadang ada yang melongok ke langit-langit mencari apakah ada kamera tersembunyi di sekitar situ.
Situs News.com.au menambahkan bahwa lantaran kemiripannya, Ramiro memang sempat dijadikan sebagai pemeran pengganti Nadal, setidaknya dalam sebuah iklan otomotif. Sementara Nadal sendiri, sebelumnya tercatat juga sudah pernah bermain iklan dengan "kembaran" lainnya meski tidak semirip Ramiro. (AS/USA-Today/News)
Berita Terkait
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan
-
Singkirkan Club Brugge, Diego Simeone Sebut Atletico Madrid bak Tim yang Terlahir Kembali
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan