- Polisi tetap menelusuri asal usul tabung gas N2O kosong ukuran 2.050 gram di apartemen Lula Lahfah meskipun kasus kematiannya dihentikan.
- Hasil Puslabfor menyatakan tabung tersebut kosong namun mengandung profil DNA korban saat ditemukan di lokasi kejadian.
- Penyidik mendalami jalur pemesanan tabung tersebut dan menemukan indikasi platform penjualan yang kini sudah tidak aktif.
Suara.com - Polisi memastikan tetap menelusuri asal-usul tabung gas nitrous oxide (N2O) atau whip pink yang ditemukan di apartemen selebgram Lula Lahfah, meski penyelidikan kasus kematiannya telah dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan tabung whip pink berukuran 2.050 gram tersebut sebelumnya ditemukan di kamar apartemen Lula Lahfah dalam kondisi kosong.
“Hasil pemeriksaan Puslabfor, tabung tersebut kosong,” kata Iskandarsyah saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan bahwa penyidik juga mendalami jalur pemesanan tabung whip pink tersebut, termasuk kemungkinan pembelian melalui platform daring.
“Ya artinya dari penyidik pasti mendalami dari mana pesanan,” jelas Budi.
Ia menyebutkan, dalam proses pendalaman, polisi menemukan indikasi adanya platform yang sebelumnya menjual tabung whip pink tersebut, namun kini akun yang dimaksud sudah tidak aktif.
“Mungkin rekan-rekan juga bisa melihat ada satu platform yang memang menjual itu sekarang sudah menurunkan akunnya,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap tabung whip pink berukuran 2.050 gram itu sebagai salah satu barang bukti yang diperiksa bersama barang lainnya dari apartemen Lula Lahfah. Hasil pemeriksaan Puslabfor menyatakan tabung tersebut mengandung profil DNA milik korban.
Meski demikian, dari seluruh rangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta hasil uji forensik, kepolisian menyimpulkan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kematian Lula Lahfah sehingga penyelidikan pun dihentikan.
Baca Juga: Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
Berita Terkait
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
-
Makam Lula Lahfah Dihiasi Bunga Matahari, Ini Makna Hangat di Baliknya
-
Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih
-
Reza Arap Pamit Usai Lula Lahfah Meninggal, Janji Balik Lagi Jika Butuh Pertolongan
-
Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza
-
China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz
-
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan