Suara.com - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Pemilu Presiden 2014 di Jawa Barat berat, namun dirinya optimistis dengan restu para sesepuh dan dukungan rakyat serta berjalannya mesin partai maka pertarungan akan terasa tidak berat.
Saat "Deklarasi Dukungan untuk Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Hebat Jokowi (Hejo)" di Bandung, Kamis (29/5/2014), Jokowi mengajak seluruh relawan dan partai bergerak bersama-sama.
"Di sana kekuatan uang sangat banyak, di sana kekuatan partainya banyak, di sini kekuatan relawannya banyak dan tidak ada yang dibayar sama sekali," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan ratusan relawan yang hadir.
"Saya mengajak anda semua untuk mendatangi 10-20 orang setiap harinya dan menjelaskan kepada mereka bagaimana saya dan bagaimana Pak Jusuf Kalla, jelaskan juga bagaimana pasangan lainnya setelah itu catat siapa yang mendukung dan tidak," katanya.
Setelah tercatat nama-nama yang tidak mendukung, lanjutnya, maka kembali datangi dan bisikan tentang saya.
"Berbisik saja dan jelaskan kembali bagaimana saya dan Pak JK," katanya.
Jokowi mengajak seluruh relawan dan partai untuk bersatu sehingga tidak akan terjadi gesekan.
"Waktu kita sangat sempit maka harus bergerak sangat cepat," katanya.
Dalam deklarasi yang dihadiri pimpinan partai pendukung dan juga tokoh-tokoh Jawa Barat, sesepuh yang juga Pejuang 45 Solihin GP memberikan kujang dan "iket" sebagai simbol dukungan dari relawan Jawa Barat kepada Jokowi dan Jusuf Kalla.
Solihin juga mengajak satu orang relawan menggaet 100 suara untuk memuluskan langkah Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden mendatang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat