Suara.com - Mabes Polri diminta untuk memastikan aksi intoleransi di Yogyakarta baru-baru ini dituntaskan dan para pelakunya dihukum.
"Menurut saya, reputasi dan kredibilitas Polri benar-benar sedang dipertaruhkan. Peristiwa penyerangan terhadap rumah milik Direktur Galang Press di Kompleks Perumahan STIE YKPN, Sleman, DIY, telah memancing reaksi dan kemarahan berbagai pihak," kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu (1/6/2014).
Muncul anggapan dari sejumlah kalangan bahwa para pelaku kekerasan berani beraksi karena kasus-kasus intoleransi sebelumnya yang terjadi di Yogyakarta tidak pernah dituntaskan oleh para penegak hukum.
"Ada kesan pembiaran sehingga peristiwa serupa bisa berulang kapan saja. Mereka yang melakukan tindak intoleransi bahkan merasa kebal hukum," katanya.
Menurut dia, dari kasus-kasus intoleransi sebelumnya, masyarakat melihat para pelaku tidak mendapatkan sanksi hukum.
Itu sebabnya, pascapenyerangan rumah Direktur Galang Press di Sleman, masyarakat setempat pesimistis kasus ini bisa dituntaskan penegak hukum.
"Saya mengimbau Mabes Polri untuk memberi perhatian khusus dan memantau penanganan kasus itu. Kini, masyarakat menunggu hasil penyelidikan Polda DIY untuk mengukur kesungguhan polisi menuntaskan kasus ini," kata Bambang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?
-
Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi
-
Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
-
Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu