Suara.com - Koordinator Indonesia Budget Center Roy Salam mengatakan dari 10 menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang menjadi tim sukses pasangan capres-cawapres, lima di antaranya menggunakan anggaran dana bantuan sosial dengan total mencapai Rp5,4 triliun.
Oleh karena itu, Bawaslu harus melakukan kerja pengawasan lebih ekstra guna mencegah adanya penyalahgunaan wewenang, khususnya penggunaan anggaran bansos, oleh para pejabat negara tersebut.
"Dari pengamatan kami ada lima kementerian dengan total dana bansos mencapai Rp5 triliun, yang kelima menterinya menjadi anggota tim kampanye dan tim pemenangan pasangan calon peserta Pilpres," kata Roy Salam.
Anggota Bawaslu Nasrullah mengatakan pihaknya menghargai sikap tersebut dan akan mengupayakan pengawasan maksimal selama pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 ini.
"Bawaslu dalam hal ini mendapat 'support' dalam konteks melakukan pengawasan tentang bagaimana mengawasi kepala daerah mulai dari gubernur, bupati dan wali kota. Kami sangat 'concern' terhadap fasilitas milik negara ini," kata Nasrullah.
Pejabat negara dan pejabat daerah yang berafiliasi dalam tim pemenangan pasangan calon peserta Pilpres harus diawasi ketat untuk menekan adanya upaya memobilisasi jajaran dan pemanfaatan fasilitas negara, termasuk anggaran bansos, guna upaya pemenangan pasangan tertentu.
Berikut 10 menteri yang tercatat dalam tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2014: 1. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (Timses Prabowo-Hatta) 2. Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono (Timses Prabowo-Hatta) 3. Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo (Timses Prabowo-Hatta) 4. Menteri Perindustrian MS Hidayat (Timses Prabowo-Hatta) 5. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar (Timses Prabowo-Hatta) 6. Menteri Sosial Salim Segaf Aljufri (Timses Prabowo-Hatta) 7. Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz (Timses Prabowo-Hatta) 8. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar (Timses Jokowi-Jusuf Kalla) 9. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmi Faisal Zaini (Timses Jokowi-Jusuf Kalla) 10. Menteri BUMN Dahlan Iskan (menyatakan dukungan kepada Jokowi-Jusuf Kalla). (Antara)
Berita Terkait
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!