Suara.com - Pemerintah junta militer Thailand mencabut aturan jam malam di seantero negeri terhitung mulai Jumat (13/6/2014). Menurut junta militer, jam malam dicabut karena keadaan sudah kondusif sekaligus untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata.
"Karena situasi telah membaik dan tidak ada insiden yang bisa berujung pada kekerasan... dan untuk meningkatkan pariwisata, jam malam dicabut di semua propinsi," kata dewan militer melalui sebuah tayangan televisi.
Aturan jam malam selama ini diberlakukan sejak tengah malam hingga pukul 04.00 di 47 propinsi, termasuk ibukota Thailand, Bangkok. Sebelumnya, militer sudah mencabut jam malam di 30 provinsi, termasuk daerah-daerah tujuan wisata di negeri gajah putih itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, junta militer memberlakukan jam malam pascakudeta yang mereka lakukan beberapa waktu lalu. (Reuters)
Berita Terkait
-
Film "Hunger Games" Menginspirasi Demo Anti-Junta Militer Thailand
-
Begini Propaganda Junta Militer Untuk Merebut Hati Rakyat Thailand
-
Junta Militer Tunjuk Dua Pensiunan Jenderal Sebagai Penasihat Pemerintahan
-
Mantan Menteri Ini Sebut Kudeta Militer Sebagai "Bencana" Bagi Thailand
-
Junta Militer Thailand Akan Tetap Berlakukan Pemotongan Pajak
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah