Suara.com - Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi gejala alam "El Nino" yang diperkirakan mulai menguat pada Juli - Agustus mendatang.
"Akan ada dampak dari El Nino, panen diperkirakan tidak akan sebagus biasanya," kata Ketua Harian TPID Provinsi Kalbar Hilman Tisnawan di Pontianak, Rabu (18/6/2014).
Terkait hal itu, TPID Provinsi maupun kabupaten dan kota yang sudah dan belum membentuk sepakat untuk menjaga ketersediaan bahan pokok.
"Salah satu kunci untuk menekan inflasi adalah ketersediaan serta arus distribusi barang dan jasa yang lancar," ujar Hilman yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar.
Pada Senin (16/6/2014), telah dilakukan rapat untuk menghadapi puasa dan Lebaran yang melibatkan TPID Provinsi, kabupaten dan kota, pemda yang belum membentuk TPID, asosiasi serta BUMN terkait.
Ia menambahkan, berdasarkan data yang dihimpun saat rapat, secara umum kondisi ketahanan pangan di Kalbar dalam kondisi baik dan mencukupi.
"Memang ada kenaikan tapi masih dalam tahap yang wajar," ujar dia.
Ia melanjutkan, kenaikan itu juga bukan karena permasalahan stok melainkan espektasi masyarakat yang berlebihan menjelang Ramadhan dan Lebaran.
"Sudah melekat di benak masyarakat kalau menjelang Puasa dan Lebaran, harga bakal naik. Mereka pun akhirnya berbelanja dalam jumlah lebih banyak," kata Hilman Tisnawan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat