Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (26/6/2014) mengundang kandidat pasangan capres cawapres nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk mengklarifikasi harta kekayaannya.
"KPK mengundang calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk datang pada 26 Juni," kata Johan melalui pesan singkat, Selasa (24/6/2014).
Menurut Johan, undangan dilayangkan untuk mengklarisikasi laporan harta kekayaan kedua pasang calon yang pernah disampaikan kepada KPK sebagai syarat maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden,
"Mereka diundang hadir sekitar pukul 09.00 (WIB)," ujarnya.
Selain itu Johan mengatakan undangan dilayangkan untuk mengklarisikasi laporan harta kekayaan kedua pasang calon yang pernah disampaikan kepada KPK sebagai syarat maju melangkah menjadi calon presiden dan calon wakil presiden RI 2014-2019.
Hal itu sesuai Pasal 5 huruf f dan pasal 14 ayat 1 huruf d, UU nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilihan Umum Presiden dan wakil Presiden.
Pilpres 2014 diikuti dua pasang kandidat capres cawapres, selain Jokowi-JK yang diusung lima partai, juga ada capres cawapres nomor urut satu Prabowo-Hatta Rajasa yang didukung enam partai.
Berita Terkait
-
PBNU: Kampanye Fitnah Hilangkan Kepercayaan kepada Pemimpin
-
Sebut Nama SBY, Ruhut Dilaporkan ke Dewan Kehormatan Partai Demokrat
-
Buntut Konferensi Pers Soal DKP, Wiranto Dipanggil Bawaslu
-
Timses Prabowo Sudah 13 Kali Laporkan Kampanye Jokowi ke Bawaslu
-
Gubernur Sulbar Bantah Dukung Jokowi, Sore Ini Minta Klarifikasi Ical
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana