Suara.com - Seorang lelaki dibunuh anak kandungnya sendiri karena dituduh berselingkuh dengan pembantu rumah tangga mereka.
Barjul Bhoya, nama lelaki itu, ditemukan tewas di apartemennya di Navsari, India, Selasa (24/6/2014) dengan beberapa luka tusukan di sekujur tubuhnya. Tidak ada seorang pun di apartemennya saat ia ditemukan tewas oleh pembantunya.
Polisi telah menahan tersangka pembunuh lelaki berusia 57 tahun itu yang tak lain adalah puteranya sendiri, Nilesh dan seorang temannya, Tejas Patel. Dari hasil penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa Nilesh pergi ke apartemen ayahnya bersama dengan Patel.
Keduanya kemudian terlibat pertengkaran soal hubungan ayahnya dengan sang pembantu. Akhirnya, si anak menusuk yang ayah berkali-kali hingga tewas. Kemudian, ia dan Patel melarikan diri dari tempat kejadian.
Sejak dua tahun terakhir, Bhoya telah meninggalkan rumahnya dan hidup terpisah dari anak dan istrinya, Lalita. Kepergian Bhoya ini terkait dengan perselingkuhannya dengan sang pembantu rumah tangga mereka. Perselingkuhan ini tentu saja membuat sang istri marah dan mereka kerap terlibat pertengkaran. Karena itulah Bhoya akhirnya tinggal di apartemen.
Sebelum ditemukan tewas, pembantu rumah tangga tersebut menceritakan bahwa dirinya ditelepon oleh Bhoya untuk datang ke apartemennya. Saat dirinya tiba di apartemen Bhoya, lelaki itu ditemukan telah tewas. (Timesofindia)
Berita Terkait
-
Sinopsis Daldal, Series India Terbaru Bhumi Pednekar di Prime Video
-
Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru
-
Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui
-
India Bersiap Punya Merek HP Sendiri, Target Meluncur hingga 1,5 Tahun Lagi
-
Sinopsis Border 2, Film India yang Dibintangi Sunny Deol dan Varun Dhawan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri