Suara.com - Taruna Merah Putih -- organisasi sayap PDI Perjuangan -- optimistis pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla akan mendapat 55 persen suara di Provinsi Jawa Barat pada Pilpres 9 Juli 2014.
"Kita sudah dua hari di Jawa Barat, dari sini kita ke Kabupaten Bandung dan kita ke Garut. Dari data dan juga pengamatan langsung sangat luar biasa. Bisa dilihat dan itu spontan dan rakyat bergerak," kata Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait di Pondok Pesantren Al Baasyariyah, Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014).
Maruarar memprediksi perebutan dukungan di provinsi lumbung suara ini akan berlangsung ketat.
Sedangkan untuk menghindari kecurangan, Taruna Merah Putih akan ikut mengawasi proses pemungutan suara.
"Kita patahkan dominasi PKS di Jabar. Kita yakin di Jawa kita menang, Bali menang, Kalimantan menang. Untuk Jawa Barat saya target selisih menang 5-10 persen," kata Maruarar.
Pada 5 Juli 2014, Taruna Merah Putih akan apel siaga di Gelora Bung Karno, Jakarta. Setelah itu akan ada konser dua jari yang didukung ratusan selebriti.
"Taruna Merah Putih Banten, DKI, Bogor, Karawang sekitar 10 ribu orang. Di apel siaga di GBK akan menginstruksikan jika ada kecurangan difoto, rekam, dan laporkan kepada panwas," katanya.
Pilpres diikuti oleh dua pasangan kandidat. Nomor pertama diduduki oleh Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dan nomor dua Jokowi - JK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta
-
Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan
-
Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit