Suara.com - Seorang buruh pabrik dari PT Karya Yasantara Cakti, Dedi Suhadiman (34 tahun), ditangkap paksa di dalam pabrik saat terjadi insiden bentrokan antara karyawan PT Indofood Sukses Makmur yang sedang melakukan aksi mogok kerja dengan aparat kepolisian di depan Pabrik Indofood, Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014).
Dalam surat elektronik yang diterima suara.com dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Minggu (6/7/2014), aksi mogok kerja yang awalnya dilakukan dengan damai oleh para karyawan dan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berakhir dengan kericuhan.
Saat bentrokan, aparat kepolisian langsung melakukan penangkapan secara represif. Penangkapan dilakukan oleh aparat kepolisian yang mengenakan pakaian preman. Dedi dan beberapa buruh lainnya ditangkap.
Setelah ditangkap, Dedi kemudian dibawa oleh polisi menuju Pos Polisi (Pospol) Kawasan Industri Kota Bukit Indah. Selama perjalanan menuju Pospol, Dedi mengakui jika dirinya selalu dipukuli di bagian dada bahkan kepalanya dipukul menggunakan gagang senjata api oleh salah seorang oknum polisi. Akibat tindak kekerasan tersebut, Dedi mengalami luka serius dibagian kepala dan luka memar dibagian dada.
Saat berada di Pospol beberapa oknum polisi juga sempat melakukan tendangan kepada Dedi dan korban lain yang tengah diamankan di dalam Pospol, sebelum akhirnya para korban dibawa ke Kantor Kepolisian Resort Purwakarta (Polres Purwakarta).
“Kami ditendang dan dicaci maki saat di Pospol. Padahal saya sudah terluka dan berdarah-darah,”tuturnya.
Tiba di kantor Polres Purwakarta, Jawa Barat, Dedi dan korban lainnya masih mendapatkan perlakuan yang sama. Saat dilakukan pemeriksaan, Dedi mengaku ditendang dan dipukul oleh polisi.
“Saya dipukul dan ditendang, dipaksa mengakui kalo saya melakukan pelemparan. Padahal saya tidak melakukan perbuatan itu,” kata Dedi.
Setelah tidak bisa membuktikan bahwa Dedi bersalah, polisi akhirnya membebaskan Dedi dengan status wajib lapor pada Kamis (3/7/2014) malam. Korban selanjutnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Siloam, Purwakarta sebelum akhirnya dibawa pulang oleh keluarga korban.
“Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk hidup bebas. Tapi saya masih mengkhawatirkan rekan-rekan yang masih ditahan,” kata Dedi.
Juru bicara Kepolisian Jawa Barat Martin Sitompul yang dihubungi suara.com untuk klarifikasi insiden penganiayaan tersebut tidak mengangkat telepon.
Berita Terkait
-
10 Lowongan Kerja Buruh Pabrik September 2025 Beserta Perkiraan Gaji
-
Viral Arra Hina Buruh, Netizen Ungkap Gaji Besar Di Pabrik Bisa Capai 2 Digit!
-
Disinggung di Permintaan Maaf Orang Tua Arra, Benarkah Adab Harus Didahulukan Sebelum Ilmu?
-
Viral Arra Diduga Sindir Buruh Pabrik, Orangtua Kena Semprot Psikolog: Apa-apaan Ortu Begini!
-
MK Hapus Ketentuan Presidential Threshold: Angin Segar Buat Partai Buruh Dorong Buruh Pabrik Hingga Petani Jadi Capres
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian