Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Hatta Rajasa mengatakan apa yang ada dalam debat tadi malam, sudah dipaparkan secara jelas.
Meskipun, ada kekeliruan dalam pemaparannya, Hatta mengklaim yang terpenting adalah kejelasan substansi dan makna yang ingin dia sampaikan.
"Masyarakat memahami substansi pangan dan lingkungan hidup bukan yang lain-lain (istilah-istilah)," tutur Hatta saat menghadiri acara buka puasa yang digelar Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, di Hotel Four Season, Jakarta, Minggu (6/7/2014).
Menurutnya, adanya kesalahan istilah dalam debat semalam tidak menjadi masalah. Yang terpenting dia sudah memaparkan visi-misinya dengan baik supaya menjadi pertimbangan kepada masyarakat yang akan memilihnya.
"Sudah sangat jelas, apa strategi kita. Sudah ya, nanti dianggap kampanye lagi," kata Hatta.
Dalam debat tadi malam, Hatta sempat menyampaikan kekeliruan soal istilah penghargaan lingkungan hidup. Di mana, dia menanyakan soal tidak pernahnya Solo dan Jakarta dibawah kepemimpinan Jokowi mendapatkan penghargaan Kalpataru.
Cawapres Jusuf Kalla (JK) menyanggah pertanyaan Hatta ini. JK bahkan mewakili Jokowi menolak untuk menjawab. Sebab, penghargaan Kalpataru ditujukan untuk perseorangan, sedangkan penghargaan lingkungan untuk kota/provinsi dikenal dengan istilah Adipura.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri
-
TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!
-
Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?
-
Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar
-
Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa
-
Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya
-
Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar
-
Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat