News / Internasional
Senin, 07 Juli 2014 | 15:32 WIB
Hauwa Nkaki, ibu dari salah satu siswi yang diculik di desa Chibok. (Antara/Reuters/Akitunde)

Suara.com - 63 perempuan yang diculik kelompok militan Boko Haram di Nigeria berhasil melarikan diri. Kepastian tentang kaburnya 63 korban penculikan Boko Haram itu disampaikan aparat keamanan di kota Maidugiri yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, Abbas Gava yang merupakan aparat keamanan lokal mengatakan, 63 perempuan itu berhasil melarikan diri setelah anggota kelompok Boko Haram meninggalkan markasnya untuk berjuang.

“Mereka melakukan hal yang berani ketika para penculiknya keluar untuk melakukan operasi,” kata Gava.

Pemerintah Nigeria belum bisa dihubungi untuk memastikan tentang kaburnya 63 korban penculikan oleh Boko Haram. Mereka yang kabur kemarin itu berbeda dengan penculikan yang terjadi pada 14 April lalu.

Ketika itu, kelompok Boko Haram menculik 276 perempuan di kota Chibok. Dari jumlah itu, 57 orang berhasil melarikan diri dan sisanya masih belum diketahui keberadaannya.

Sebelumnya, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan berjanji akan menemukan ratusan siswi sekolah yang diculik oleh kelompok pemberontak Boko Haram.

"Sebagai bangsa kami menghadapi serangan terorisme. Saya percaya penculikan anak-anak ini akan menjadi awal dari berakhirnya terorisme di Nigeria," katanya.

Sementara itu, Israel sudah mengirimkan tim ahli antiteror untuk membantu pemerintah Nigeria mencari lebihh dari 200 perempuan yang diculik kelompok militan Islamis Boko Haram. Sumber keamanan Israel meyakinkan, tim ahli antiteror yang dikirim tersebut bukan personel intelijen negara.

"Mereka bukan tentara, bukan perwira. Mereka bukan bagian dari sistem keamanan," kata sumber itu. (AFP/Reuters)

Load More