Suara.com - 63 perempuan yang diculik kelompok militan Boko Haram di Nigeria berhasil melarikan diri. Kepastian tentang kaburnya 63 korban penculikan Boko Haram itu disampaikan aparat keamanan di kota Maidugiri yang tidak mau disebutkan namanya.
Sementara itu, Abbas Gava yang merupakan aparat keamanan lokal mengatakan, 63 perempuan itu berhasil melarikan diri setelah anggota kelompok Boko Haram meninggalkan markasnya untuk berjuang.
“Mereka melakukan hal yang berani ketika para penculiknya keluar untuk melakukan operasi,” kata Gava.
Pemerintah Nigeria belum bisa dihubungi untuk memastikan tentang kaburnya 63 korban penculikan oleh Boko Haram. Mereka yang kabur kemarin itu berbeda dengan penculikan yang terjadi pada 14 April lalu.
Ketika itu, kelompok Boko Haram menculik 276 perempuan di kota Chibok. Dari jumlah itu, 57 orang berhasil melarikan diri dan sisanya masih belum diketahui keberadaannya.
Sebelumnya, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan berjanji akan menemukan ratusan siswi sekolah yang diculik oleh kelompok pemberontak Boko Haram.
"Sebagai bangsa kami menghadapi serangan terorisme. Saya percaya penculikan anak-anak ini akan menjadi awal dari berakhirnya terorisme di Nigeria," katanya.
Sementara itu, Israel sudah mengirimkan tim ahli antiteror untuk membantu pemerintah Nigeria mencari lebihh dari 200 perempuan yang diculik kelompok militan Islamis Boko Haram. Sumber keamanan Israel meyakinkan, tim ahli antiteror yang dikirim tersebut bukan personel intelijen negara.
"Mereka bukan tentara, bukan perwira. Mereka bukan bagian dari sistem keamanan," kata sumber itu. (AFP/Reuters)
Berita Terkait
-
Momen Pembebasan Wanita Yazidi yang Diculik ISIS dan Ditahan Hamas 10 Tahun, Kini Kembali ke Keluarga
-
Diculik 70 Tahun Lalu, Pria Ini Ditemukan Berkat Tes DNA!
-
Viral Pengakuan Wanita Penculik yang Lakban Wajah Aqila: Ungkap soal Utang hingga Dijanjikan Uang Rp50 Juta
-
Lakban Muka Korban hingga Niat Mau Dibakar, Polisi Ngamuk ke Wanita Pembunuh Aqila: Setan Kamu, Gak Punya Hati!
-
Tewas Kondisi Muka Terlilit Lakban, Penculik Aqila Ternyata Guru Les, Tampangnya Viral usai Tertangkap
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Kenapa Warga Pati Rela ke Jakarta demi RUU Perampasan Aset? Ini Alasannya
-
Manga My Crush's Crush jadi Anime TV, Kisahkan Cinta Segitiga yang Berbelit
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Program Tanpa Kompromi: MBG Selalu Punya Alasan untuk Berjalan
-
Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak
-
Anak-anak di Ukraina dan Bagaimana Perang Merenggut Masa Kecil Mereka
-
3 Rekomendasi Pelembap Tekstur Pudding untuk Sensasi Dingin di Kulit Meradang
-
Kalah Cepat, Marco Bezzecchi Tetap Ingin Repotkan Marc Marquez di GP Aragon
-
Suntikan Modal Rp500 Juta, Pemprov DKI Dorong Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Kelas
-
Hercules dan GRIB Jaya Muncul di Tengah Demo Rusuh, Jaga Kondusivitas atau Picu Gesekan?