Suara.com - Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) tidak menghiraukan adanya klaim dari pihak pasangan capres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang juga menyatakan menang atas hitung cepat kubu kandidat nomor satu.
Dirinya tetap berpatokan pada lembaga-lembaga survei kepercayaannya. Di mana, quick count tersebut menyebutkan pasangan Jokowi-JK mengungguli Prabowo-Hatta.
"Sudah saya sampaikan tadi kan lembaga-lembaga (survei) yang kredibel. Itu patokannya," ujar Jokowi di posko relawan usai buka bersama relawan di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2014) malam.
Untuk lembaga-lembaga survei yang kredibel yang dimaksud oleh Jokowi yaitu Saiful Mujani Research Center (SMRC), Litbang Kompas, RRI, Indikator Politik dan Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Jokowi mengatakan lembaga-lembaga survei tersebut memiliki pengalaman dalam melakukan survei dan memiliki keakuratan.
"Mereka sudah biasa survei, dan akurat serta diterima semua pihak," kata Jokowi.
Berikut ini adalah rangkuman hasil penghitungan cepat tujuh lembaga survei di Indonesia hingga pukul 17.30 WIB:
Populi Center
Prabowo Subianto Hatta 49,05 persen
Joko Widodo 50,8 persen
Data sampel yang masuk 96,8 persen
Jam 17.13 WIB
RRI
Prabowo Subianto – Hatta Rajasa 47,33 persen
Joko Widodo – Jusuf Kalla 52,67 persen
Data sampel yang masuk 99,20 persen
jam 17.34 WIB
Indikator Politik Indonesia
Prabowo Subianto – Hatta Rajasa 47,05 persen
Joko Widodo – Jusuf Kalla 52,95 persen
Data sampel yang masuk 99,95 persen
Jam 17.20 WIB
CSIS
Prabowo Subianto – Hatta Rajasa 48,1 persen
Joko Widodo – Jusuf Kalla 51,9 persen
Data sampel yang masuk 99.90 persen
Jam 17.30 WIB
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI