Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama melantik Saefullah sebagai Sekretaris Daerah pada Jumat (11/7/2014). Saefullah dipilih sebagai Sekda setelah memeroleh nilai tertinggi dalam tes kompetensi yang diperkenalkan oleh pemerintah Joko Widodo dan Basuki.
Setelah dilantik, Saefullah berjanji akan berusaha meningkatkan realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun Anggaran (TA) 2014 yang baru mencapai 20 persen.
"Total keseluruhan APBD DKI tahun ini sebesar Rp72 triliun, sedangkan penyerapannya baru 20 persen. Ini berat memang, tapi akan terus kita upayakan supaya terserap cepat dan maksimal," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Meskipun demikian, Saefullah yang masih menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat itu mengaku belum dapat menentukan target realisasi penyerapan, terlebih waktu yang tersisa untuk melakukan penyerapan itu adalah sekitar lima bulan lagi.
"Selain itu, ada sekitar tujuh ribu kegiatan yang terdaftar di dalam Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) DKI, makanya saya belum bisa pasang target," ujar Saefullah.
Sebagai upaya meningkatkan penyerapan tersebut, dia mengaku akan mengoptimalkan peranan Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) DKI Jakarta.
"Karena ini sudah melewati pertengahan tahun, berarti peran ULP DKI harus lebih ditingkatkan. Kita sudah buat pemetaan terhadap program-program apa saja yang bisa dikerjakan terlebih dahulu," tutur Saefullah.
Dia juga menyoroti permasalahan terkait lelang program-program kegiatan yang seringkali tidak berjalan lancar, sehingga berpengaruh terhadap realisasi penyerapan anggaran.
"Jadi, nanti kita juga akan melakukan pemetaan terhadap masalah-masalah yang dihadapi ULP DKI terkait proses lelang program kegiatan, sehingga tidak lagi terhambat dan realisasinya pun semakin cepat," ungkap Saefullah.
Saefullah resmi dilantik menggantikan Sekda DKI sebelumnya, Fadjar Panjaitan yang telah mengundurkan diri pada April 2013. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI menunjuk Asisten Sekda bidang Pembangunan DKI Wiriyatmoko sebagai Plt Sekda Jakarta.
Surat pengajuan Saefullah sebagai Sekda DKI sebelumnya telah diterima dan ditandatangani oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian, atas izin dari Jokowi, prosesi pelantikan itu pun dilangsungkan pada hari ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot