Suara.com - Ditembak jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 ketika tengah melintasi wilayah udara di Ukraina membuat dunia internasional berduka. Sekitar 300 penumpang dan kru yang ada di dalam pesawat tersebut dipastikan tewas.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Aston meminta dilakukan penyelidikan internasional atas musibah tersebut.
“Doa kami untuk para keluarga penumpang MH17. Kejadian itu harus diklarifikasi tanpa ada penundaan dan perlu dilakukan penyelidikan internasional untuk mengungkap tragedi ini. Kami minta semua pihak di wilayah itu untuk memberikan akses penuh guna menuju lokasi,” kata Catherine.
Menteri Hukum Belanda Ivo Opstelten mengatakan, ada sejumlah warga negara Belanda yang menjadi penumpang MH17. Dia mengaku kaget atas gambar mengerikan dari lokasi jatuhnya pesawat itu.
Lewat Twitter, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan, terkejut atas laporan yang diterima bahwa pesawat MH17 jatuh dan langsung akan melakukan penyelidikan. Perdana Menteri Inggris David Cameron juga berkicau lewat akun Twittternya,”saya sangat terkejut dan sedih atas musibah yang dialami Malaysia Airlines.”
Media di Inggris menulis, ada 5-10 warga negara Inggris yang ada di dalam pesawat nahas tersebut. Sementara itu, Presiden Prancis Francois Hollande menawarkan solidaritas penuh kepada seluruh keluarga penumpang MH17. Dia juga mendukung rencana untuk dilakukannya penyelidikan internasional atas musibah itu.
Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan, ada sekitar empat warga negara Prancis yang menumpang pesawat itu. Pemerintah Jerman juga mengungkapkan perlunya penyelidikan independen untuk mengungkap musibah tersebut.
“Kami berharap semuanya bisa segera dilakukan agar bisa melihat titik terang penyebab musibah ini,” kata Menteri Luar Negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier.
Pesawat Malaysian Airlines MH17 yang berangkat dari Bandara Schipol, Amsterdam, Belanda pada 12.18 waktu setempat sempat mengalami kehilangan komunikasi ketika melewati wilayah udara timur Ukraina, namun kemudian diketahui bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh.
Pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia diduga ditembak jatuh di atas Ukraina oleh gerilyawan pada Kamis, menewaskan 295 orang di dalamnya, kata pejabat kementerian dalam negeri Ukraina seperti dikutip kantor berita Interfax-Ukraine. Pesawat nahas tersebut dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda ke Kuala Lumpur, Malaysia. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?