Suara.com - Usai habis masa cutinya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) langsung ikut dalam rapat paripurna bersama DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7/2014).
Dalam paripurna, dia menanggapi sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang disahkan DPRD DKI Jakarta dalam seharian.
Ada tujuh Raperda yang hari ini diketuk oleh DPRD DKI Jakarta menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Yaitu, soal Perda tentang organisasi perangkat daerah. Kemudian, soal perubahan atas Perda nomor 3/2012 tentang retribusi daerah. Lalu, Perda mengenai penyelenggaraan Reklame.
Selanjutnya, perubahan atas perda nomor 8/2010 tentang pajak kendaraan bermotor. Perubahan atas perda nomor 13/2010 tentang pajak hiburan. Kemudian, Perda tentang pusat pengkajian dan pengembangan islam Jakarta. Serta, sistem pengelolaan bus rapid transit.
"Dengan ditetapkannya ketujuh Rancangan Peraturan Daerah tersebut menjadi Peraturan Daerah, eksekutif berharap, Dewan terus melakukan pengawasan dan mengawal pelaksanaannya di lapangan," kata Jokowi dalam paparannya.
Dalam Paripurna ini, Jokowi juga menanggapi adanya kritik tentang Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2014, Raperda Perubahan Kedua atas Perda nomor 12/2014 tentang penyertaan Modal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada PT Jakarta Propertindo, serta, Raperda tentang perubahan atas Perda nomor 2/2008 tentang Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya.
Menurutnya, semua saran yang disampaikan tiap-tiap fraksi memiliki peran penting dala rangka terwujudnya tata kelola penyelenggaraan pemerintah yang baik.
"Untuk tanggapan yang bersifat teknis, eksekutif berharap kiranya dapat dibahas dan dikembangkan pada rapat kerja komisi bersama eksekutif," tutur Jokowi.
Tidak lupa, dalam Rapat Paripurna, Jokowi juga menyempatkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Pimpinan, anggota DPRD DKI Jakarta, aparat keamanan, tokoh dan pemuka agama, tokoh masyarakat, yang tetap menjaga stablitas keamanan dan ketertiban di Jakarta.
"Sehingga pelaksanaan pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli, dan pengumuman hasil penghitungan KPU terhadap pelaksanaan Pilpres berjalan aman, lancar dan damai," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok