Suara.com - Jembatan Comal, salah satu jalur pemudik Lebaran kini hanya boleh dilalui kendaraan kecil. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto.
"Untuk sementara yang boleh lewat hanya kendaraan kecil dan sepeda motor," kata Djoko Murjanto, Kamis (24/7/2014).
Jembatan dengan panjang 120 meter dengan lebar 2x6 meter dan dibangun pada 2003 (arah menuju Jakarta) dan 1989 (arah menuju Semarang) itu ambles sejak Kamis malam (17/7/2014) pukul 12.10 WIB.
Akibatnya, jalur lalu lintas lumpuh dari Jakarta ke Semarang dan sebaliknya sehingga lalu lintas di lokasi tersebut harus dialihkan.
Namun, ujar dia, Jembatan Comal yang terletak di ruas Pantura itu sejak Kamis (24/7/2014) pagi sekitar pukul 02.00 WIB bisa beroperasi untuk kendaraan kecil.
Ia memaparkan, Jembatan Comal yang sudah dioperasikan saat ini hanya sisi dari Jakarta menuju Semarang sedangkan sisi dari arah Semarang ke Jakarta ditutup dan disiagakan peralatan berat di situ.
"Pengerjaannya usai lebaran," katanya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengatakan terjadi kepadatan termasuk di jalur tengah mudik dan jalur selatan mudik.
"Semua kendaraan dialihkan ke jalur selatan dan jalur tengah, sehingga terjadi kepadatan di dua jalur tersebut," kata Mangindaan.
Menhub menegaskan bahwa pihaknya telah meminta perusaan bus untuk tidak menaikkan tarif dengan alasan memutar melalui jalur tengah dan selatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter