Suara.com - Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, Koalisi Merah Putih meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan memenangkan gugatan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terhadap hasil rekapitulasi Pemilu Presiden 2014.
"Berdasarkan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan, diyakini MK akan memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Sebagai benteng terakhir, para hakim MK diharapkan mengadili perkara ini secara independen, adil dan transparan," kata Saleh Partaonan Daulay dihubungi di Jakarta, Jumat (25/7/2014).
Saleh mengatakan, bila MK dapat mengadili perkara itu secara transparan, maka seluruh rakyat akan dapat mengikuti seluruh proses pengadilan secara langsung.
Menurut Saleh, gugatan ke MK itu bukan hanya keinginan dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Koalisi Merah Putih melainkan masukan dan tuntutan dari masyarakat.
"Gugatan ini juga untuk menjawab masukan dan tuntutan dari masyarakat. Karena itu, pencarian keadilan dalam konteks ini bukanlah untuk Prabowo-Hatta semata tetapi juga untuk rakyat Indonesia," tuturnya.
Malam ini, pasangan Prabowo-Hatta bersama tim Koalisi Merah Putih dijadwalkan mendaftarkan gugatan hasil rekapitulasi Pemilu Presiden 2014 ke MK.
Pasangan tersebut dikabarkan telah mempersiapkan seluruh bukti-bukti yang akan digunakan untuk membuktikan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres 2014.
Prabowo sendiri yang sengaja menarik dari tahapan rekapitulasi Pilpres menuding KPU yang menetapkan kemenangan pasangan Jokowi-JK penuh dengan kecurangan.
Hasil rekapitulasi KPU Pemilu Presiden 2014 menunjukkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 62.576.444 suara atau 46,85 persen dan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat 70.997.833 suara atau 53,15 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer