Suara.com - Puncak arus balik Pelabuhan Merak, Banten, diperkirakan terjadi pada H+5 atau Sabtu (2/8/2014), menuju penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
"Kami optimistis puncak arus balik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera pada H+5," kata Manager Operasional PT ASDP Merak Nana Sutisna di Merak, Selasa (29/7/2014).
Dia mengungkapkan, perkiraan puncak arus balik tersebut karena pada H+7 atau Senin (4/8/2014), semua instansi pemerintah, BUMN, dan swasta sudah kembali masuk kerja.
Selain itu juga sekolah dan perguruan tinggi sudah mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Karena itu, diperkirakan puncak arus balik pada H+5 dan akan terjadi peningkatan penumpang dibandingkan sebelum lebaran.
Sebab mereka pemudik yang pulang ke kampung halaman akan membawa saudara maupun pembantu rumah tangga.
"Kami siaga menghadapi puncak arus balik dengan penambahan kapal operasional maupun petugas pengatur lalu lintas di dermaga pelabuhan," ujarnya.
PT ASDP Merak mengoperasikan kapal "roll on roll of" atau Ro-Ro dengan terget perjalanan dan penyeberangan sebanyak 94 trip.
Di samping itu, kegiatan bongkar muat dipercepat dari 60 menit menjadi 45 menit untuk mengatasi antrean kendaraan juga penumpukan penumpang pejalan kaki.
"Semua penumpang arus balik itu bisa diseberangkan dengan baik dan lancar," jelasnya.
Nana menjelaskan, pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak tahun ini terjadi peningkatan sekitar 0,4 persen dibandingkan dengan tahun 2013 lalu.
Berdasarkan data di Posko Pelabuhan Merak H-1 hingga H-7 lebaran 2014 tercatat 527.552 orang dan kendaraan 54.757 unit motor.
Puncak arus mudik pada H-3 sebanyak 137.582 orang, sepeda motor 18.940 unit, kendaraan pribadi 12.495 unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto