Suara.com - Arus balik di Pelabuhan Merak, Banten, Jawa Barat (Jabar), Rabu (30/7/2014), masih normal dan belum terlihat lonjakan penumpang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera maupun dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, ke Pelabuhan Merak.
"Selama ini arus balik pemudik Lebaran relatif normal dan lancar," kata Manager Operasional PT ASDP Merak Nana Sutisna di Merak.
Ia mengatakan, saat ini kondisi Pelabuhan Merak tampak sepi dan lengang sehingga arus balik Lebaran berjalan lancar.
Seluruh kendaraan yang masuk dermaga Pelabuhan Merak bisa langsung diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, tanpa antrean.
Begitu pula penumpang pejalan kaki tidak terlihat antrean di sejumlah loket penyeberangan.
Para pemudik masih berlebaran di kampung halamanya dan belum kembali atau arus balik.
Kemungkinan puncak arus balik pada H+5 dan H+6 karena Senin (4/8/2014) semua instansi perkantoran pemerintah, BUMN, dan swasta sudah masuk kerja.
Di samping itu juga sekolah-sekolah dan perguruan tinggi mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"Kami yakin puncak arus balik pada H+5 dan H+6 akan terjadi lonjakan penumpang," ujarnya.
Berdasarkan data Posko Pelabuhan Merak pada H+1 dan H+2 pukul 08.00 WIB jumlah penumpang tercatat 42.814 orang terdiri dari penumpang pejalan kaki sebanyak 9.454 orang dan penumpang di atas kendaraan 33.360 orang.
Sedangkan, kendaraan tercatat 8.633 unit antara lain roda sebanyak 3.882 unit dan roda empat 4.751 unit. (Antara)
Berita Terkait
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun