Suara.com - Arus balik pemudik dari Sumatera ke Jawa makin ramai melewati Jalan Lintas Sumatera ruas Bandarlampung - Pelabuhan Bakauheni pada Kamis (31/7/2014) atau tiga hari setelah Lebaran 2014.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik Jalinsum Bandarlampung-Bakauheni pada Kamis pagi, arus kendaraan tujuan Pelabuhan Bakauheni lebih padat dibandingkan kemarin, namun puncak arus balik pemudik diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu.
Pemudik yang menggunakan motor memilih balik ke Pulau Jawa sejak subuh untuk menghindari cuaca panas selama perjalanan. Kondisi jalan Jalinsum yang jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu memungkinkan mereka bisa melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Sementara kendaraan pribadi yang melaju ke arah Pelabuhan Bakauheni juga mulai ramai pada pagi ini.
Arus balik pemudik yang menggunakan bus dari Terminal Rajabasa tujuan Bakauheni belum mengalami lonjakan, namun jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum itu akan meningkat drastis pada Sabtu dan Minggu.
Libur lebaran dan cuti bersama akan berakhir pada minggu ini dan pegawai swasta dan negeri akan bekerja mulai Senin (4/8/2014), demikian pelajar juga mulai bersekolah pada hari itu.
Untuk menghindari kemacetan di Pelabuhan Bakauheni, banyak pemudik yang memutuskan balik lebih awal ke Jawa, terutama tujuan daerah di luar Jabotabek, seperti Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.
Puncak arus balik dari Sumatera ke Jawa diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Berkaitan itu, PT ASDP Indonesia Ferry menyebutkan siap mengoperasikan 28 kapal untuk mengangkut penumpang arus balik tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz