Suara.com - Arus lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (31/7/2014), hingga pukul 22.19 WIB masih diberlakukan satu arah (one way) menuju Jakarta.
Berdasarkan pantauan di Pos Pengamanan (Pospam) Gadog, arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Jakarta masih terpantau padat.
Kepadatan tersebut terlihat di depan Pos Polisi (Pospol) Taman Safari. Sesekali arus lalu lintas terhenti dan berjalan kembali.
Sedangkan di wilayah Mega Mendung, Taman Wisata Matahari kendaraan ramai lancar, begitu juga di Pospol Cisarua.
Sementara itu, imbas dari penutupan arus ke arah Puncak, antrean kendaraan yang ingin naik tertahan sepanjang kurang lebih 4 km dari simpang Gadong hingga Rumah Sakit Ciawi.
Panjangnya antrean kendaraan serta padatnya pengendara sepeda motor membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak Ciawi-Gadog menjadi macet.
Saat Antara hendak melintas dari Ciawi menuju Gadog, antrean kendaraan sudah tertahan mulai dari RS Ciawi.
Untuk sampai ke Simpang Gadog, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk terlepas dari kemacetan dan penguncian-penguncian jalur yang disebabkan oleh pengendara motor yang membuat lambungan ke kanan dan ke kiri jalan.
Menurut Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena, satu arah sudah diberlakukan sejak pukul 16.30 WIB.
"Sama seperti hari kemarin (Rabu, 30/7/2014) arus cukup padat. Sistem satu arah akan kita buka pukul 23.00 WIB," katanya.
Berdasarkan catatan di Pospam Gadog, jumlah kendaraan yang keluar masuk gerbang tol menuju Puncak pada H+2 sebanyak 65.433 kendaran yang terdiri atas 27.112 yang keluar tol dan 38.321 yang masuk tol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea
-
Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor
-
6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
BMKG Waspada Cuaca Ekstrem: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Hampir di Semua Provinsi
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Minggu 18 Januari: Jabodetabek Waspada Hujan Deras
-
SIPSS Polri 2026: Jadwal, Syarat, Link Pendaftaran dan Daftar Jurusan
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros