Suara.com - Pemudik pejalan kaki mulai memadati Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan empat hari usai Lebaran 2014.
Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Jumat (1/8/2014), menunjukkan pemudik pejalan kaki mulai ramai sejak pukul 18.30 WIB hingga 20.54 WIB.
Volume penumpang arus balik terus meningkat, puluhan bus silih berganti datang mengantarkan para pemudik yang ingin menyeberang ke Merak Banten.
Pemudik pejalan kaki terus meningkat setiap jamnya, antrean pun tampak pada loket pembelian karcis namun tidak begitu panjang.
Delapan loket yang disediakan oleh pihak pelabuhan terpakai semua untuk mencegah antrean panjang.
Para pemudik pejalan kaki ini memilih untuk kembali ke Pulau Jawa pada malam hari, menghindari kepanasan dan juga antrean yang diperkirakan akan terjadi pada Sabtu (2/8/2014).
"Saya memang sengaja berangkat malam agar sampai di Jakarta pagi hari, dan juga untuk menghindari antrean saat membeli karcis," kata Revi (35).
Dia mengatakan, jika berangkat pada malam hari suhu udaranya lebih sejuk.
Dia pun terpaksa pulang hari ini, mengingat Senin (4/8/2014), sudah masuk kerja.
Hal senada disampaikan Rangga (27), jika berangkat Sabtu (2/8/2014), besok dapat dipastikan akan mengantre untuk mendapatkan karcis seperti tahun lalu.
"Tahun lalu saya masih mengantre padahal sudah berangkat pagi," kata dia.
Karena itu, dia kembali ke Jakarta lebih cepat, dan tahun ini merupakan mudik Lebaran ketiga kalinya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto